Connect with us

Mitra Hijau

PT National Label Umas Daya Tanam 1.000 Pohon di Tangerang

Published

on

National Label tanam mangrove di Tangerang.
National Label menginisiasi program CSR penghijauan bertajuk ‘National Label Bring Happiness to Nature’ berkolaborasi dengan LindungiHutan. Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 bibit mangrove telah ditanam di area muara sungai Cisadane, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten pada 22 September 2022.
Video Dokumentasi Kegiatan ‘National Label Bring Happiness To Nature’ di Tangerang.

PT National Label Umas Daya atau National Label adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang layanan dan jasa produksi aksesoris garment, footwear, dan apparel.

Mengingat, Indonesia merupakan salah satu produsen, eksportir dan pasar produk garmen, serta sepatu terbesar di dunia. Maka dari itu, National Label hadir sejak tahun 1972 sebagai perusahaan label pertama di Indonesia yang terus tumbuh dan berkembang.

Mengusung konsep green factory, National Label senantiasa memperhatikan keseimbangan alam dan penghijauan untuk menghasilkan udara yang nyaman, bersih, dan sehat.

Dengan kapasitas produksi 4 juta lusin per bulan, National Label adalah produsen woven label terbesar di Indonesia dengan mesin-mesin mutakhir yang didatangkan dari Prancis, Italia, Swis, dan Jerman.

Selain memproduksi label dengan kualitas jempolan, National Label juga menyediakan layanan produk heat transfer label dan barcode printing. Menggunakan mesin offset Heidelberg buatan Jerman, National Label mengembangkan bisnisnya ke dalam industri packaging yang berbasis kertas.

Tak perlu khawatir, melalui proses quality control yang sangat ketat menjamin semua produk yang dikirim ke pelanggan sudah sesuai dengan spesifikasi dan standar kualitas pelanggan. Apalagi didukung dengan integrated IT system yang dikembangkan secara internal untuk memastikan pengiriman barang tepat waktu ke setiap pelanggan.

Tenaga penjualan yang ramah dan hangat selalu siap melayani dan menawarkan solusi untuk kebutuhan setiap pelanggan. Ditambah kehadiran tim manajemen yang profesional mendukung efektifitas operasional guna memastikan kualitas produk yang tinggi dan pelayanan yang prima.

Total, National Label kini memiliki 5 kantor cabang yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Solo, Surabaya, dan Denpasar.

Baca juga: Pertamina Gas (Pertagas) Jalankan Program Sedekah Pohon untuk Bumi

PT National Label Umas Daya Inisiasi Program CSR ‘National Label Bring Happiness to Nature’ di Tangerang

Foto peserta penanaman National Label.
Foto bersama-sama perwakilan National Label di area penanaman mangrove (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Bersamaan dengan rangkaian perayaan ulang tahun ke-50, PT National Label Umas Daya menggandeng LindungiHutan memberikan kontribusi dalam konservasi hutan dan lingkungan dengan melakukan kegiatan CSR bertajuk ‘National Label Bring Happiness to Nature’.

Melalui kampanye alam tersebut, National Label sukses menanam 1.000 Mangrove Rhizophora di Muara Cisadane, Kabupaten Tangerang pada tanggal 22 September 2022. Proses penanaman pohon berjalan lancar dengan dibantu Kelompok Tani Hutan (KTH) Tanjung Burung.

Langkah yang dilakukan oleh National Label merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap upaya-upaya pelestarian alam. Semoga inisiasi penanaman pohon ini bisa menginspirasi dan diikuti jejaknya oleh banyak pihak. Makin banyak yang terlibat, tentu akan semakin banyak pula ‘tangan-tangan’ yang mau turut serta menjaga dan menghijaukan bumi kita.

Di samping itu, penanaman mangrove ini diharapkan dapat mencegah abrasi dan mempertahankan ekosistem serta melestarikan alam di wilayah Muara Cisadane, Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Maskapai Citilink Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Makassar Bersama LindungiHutan

Muara Sungai Cisadane:  Tambak, Air, Mangrove, dan Persoalan Lingkungan yang Terjadi

Sebagaimana namanya, Muara Cisadane adalah tempat bermuaranya Sungai Cisadane sebelum menuju Laut Jawa. Terletak di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kita bisa menjumpai pulau-pulau kecil, terbentuk oleh pasir yang terbawa dari Sungai Cisadane. Kawasan ini juga ditumbuhi oleh mangrove.

Sayangya jumlah mangrove yang ada saat ini sangatlah sedikit jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Belum lagi, kondisi muara diperparah dengan banyaknya tumpukan sampah plastik yang terbawa dari Sungai Cisadane. Akibatnya air berwarna agak keruh, bau, dan memiliki kadar logam berat yang tinggi.

Karyawan National Label menanam mangrove
Perwakilan karyawan National Label ikut terlibat menanam 1.000 bibit mangrove di muara sungai Cisadane (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Tahun 1990-an, masyarakat mulai mengubah muara menjadi tambak udang. Ketika awal pembudidayaan, masyarakat mendapat banyak sekali keuntungan karena permintaan pasar yang tinggi. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu kondisi perairan muara menjadi makin keruh dan bau. Kondisi perairan yang buruk menyebabkan udang berukuran kecil sehingga masyarakat merugi.

Wajah Muara Cisadane yang dulu hijau berseri dengan hutan mangrove yang menghampar, kini berubah menjadi perairan keruh berbau sampah. Pastinya, dengan kondisi yang sedemikian rupa, membuat petani udang di Muara Cisadane resah. Apalagi, hal tersebut berpengaruh terhadap kualitas produksi udang mereka.

Maka dari itu, National Label bersama LindungiHutan dan pihak lainnya bahu-membahu berupaya untuk menghijaukan kembali Muara Cisadane. Inisiasi penanaman 1.000 pohon bakau ini diharapkan bisa membawa banyak kebaikan untuk lingkungan dan masyarakat.

Baca juga: Watsons Go Green Tanam 1.000 Pohon di Bali

Mengapa Program CSR National Label Menanam Mangrove?

Tahukah kamu, hutan mangrove tidak hanya berperan sebagai benteng alami penghalau abrasi. Lebih dari itu, hutan mangrove menyimpan beragam manfaat. Berikut ini beberapa manfaat keberadaan hutan mangrove diantaranya yaitu:

  • Menyediakan nutrisi bagi makhluk hidup,
  • Menjernihkan air dan menjaga salinitas garam,
  • Menyediakan berbagai kebutuhan obat tradisional,
  • Mencegah abrasi dan erosi tanah,
  • Menahan angin kencang dari laut,
  • Menjaga wilayah penyangga dan menyaring air laut menjadi air tawar di daratan,
  • Mengolah limbah beracun, menghasilkan oksigen, dan menyerap karbon dioksida,
  • Tempat memijah dan berkembang biak ikan, kerang, kepiting, dan udang,
  • Tempat berlindung, bersarang, dan berkembang biak burung atau satwa lain,
  • Sumber plasma nutfah dan sumber genetic. Habitat alami bagi berbagai jenis biota.

Melalui program CSR penghijauan dari PT National Label Umas Daya ini, 1.000 pohon bakau yang telah ditanam akan memberikan dampak kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar muara sungai Cisadane, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Tangerang.

Ikuti program Impact CSR dan tanam lebih banyak pohon mangrove bersama LindungiHutan, bersama-sama berikan manfaat untuk lingkungan dan sosial.

Muhamad Iqbal adalah SEO content writer di LindungiHutan dengan fokus pada tulisan-tulisan lingkungan, kehutanan dan sosial.

Unduh Annual Report LindungiHutan