Connect with us

Mitra Hijau

Cozmeed dan LindungiHutan Tanam 2692 Pohon Bakau di Pesisir Tambakrejo Semarang

Published

on

Cozmeed Jalankan Penghijauan di Semarang

Cozmeed (PT Cozmeed Network International) adalah brand perlengkapan outdoor dan adventure karya anak bangsa yang memproduksi jaket, baju, celana backpack, dan perlengkapan outdoor activity dan travelling lainnya.  Lahir dari hasil kolaborasi dari para petualang dan orang-orang industri outdoor dengan visi bersama untuk masa depan perlengkapan outdoor lokal go international.

Nama Cozmeed berawal dari sebuah kalimat “Cause We are Meet” yang artinya karena kita bertemu. Nama tersebut menyimpan makna bahwa setiap pertemuan atau perjalanan kita akan menemukan sebuah hal baru, orang-orang baru, dan segudang pemikiran baru.

Keadaan itu pula yang mendasari Cozmeed mengangkat tagline “Lifetime Brotherhood”, di mana harapannya antara kami dengan pengguna Cozmeed memiliki ikatan yang dekat dan kuat melalui persaudaraan yang akan terus berlanjut sampai kapanpun.

Cozmeed hadir dalam berbagai pilihan gear outdoor terbaru. Mountain Series hadir untuk kamu petualang dalam kegiatan eksplorasi petualangan gunung, pendakian gunung, panjat tebing, hiking, dan trail running.

Travel Series hadir sebagai partner perjalanan wisata dengan berjalan, berkendara, dan bersepeda menjelajahi setiap destinasi wisata. Lifestyle, hadir sebagai kolaborasi antara gaya dan teknologi untuk mendukung aktivitas para petualang

Tentu, untuk memaksimalkan segala aktivitas outdoor-mu, Cozmeed hadir dengan berbagai peralatan outdoor berkualitas agar pengalaman petualangan makin nyaman dan aman.

Setiap Pembelian Produk Cozmeed = Menanam Pohon Bersama LindungiHutan

Cozmeed sebagai pelaku industri yang dekat dengan alam dan petualangan, nyatanya semata-mata tidak hanya memperhatikan tentang produk dan jalannya praktik usaha. Sebagai bentuk rasa cintanya kepada bumi, brand tersebut menjalin kerja sama dengan LindungiHutan dan mengadakan kampanye bertajuk ‘Save Human-Jadilah Pahlawan untuk Umat Manusia’.

Tentu Cozmeed tidak bergerak sendiri, mereka sadar bahwa bumi milik semua manusia yang tinggal di atasnya. Oleh sebab itu, semua masyarakat bisa ikut terlibat dalam upaya-upaya pelestarian lingkungan.

Setiap pembelian produk Cozmeed, maka pelanggan secara tidak langsung turut menyumbang pohon dan menanam kebaikan untuk alam. Total, 2.692 pohon bakau sukses terkumpul melalui kampanye alam ini, dan telah ditanam di Pesisir Tambakrejo Semarang, pada tanggal 25 Juli 2021. Penanaman pohon berjalan lancar dengan dibantu oleh Kelompok CAMAR.

Kelompok CAMAR tanam mangrove Cozmeed
Penanaman pohon bakau oleh anggota kelompok CAMAR hasil kolaborasi LindungiHutan dan Cozmeed di Pesisir Tambakrejo, Semarang (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Baca juga: Hafizah Ghazali Tanam 5.000+Mangrove di Pesisir Semarang

Apa yang telah dilakukan oleh Cozmeed sudah semestinya kita apresiasi bersama. Jadilah pahlawan untuk umat manusia, adalah kalimat yang tepat dan relevan dengan kondisi sekarang ini. Semua bisa dengan mudah ikut andil bersama-sama menjaga dan merawat alam kita. Di samping itu, harapannya langkah Cozmeed ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

Fenomena Makam Terapung dan Sosial Masyarakat Pesisir Tambakrejo Semarang, Jawa Tengah

Lokasi penanaman pohon Cozmeed di tambakrejo
Kelompok CAMAR berfoto dengan banner kegiatan di lokasi penanaman mangrove (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Tambakrejo adalah sebuah desa yang terletak paling utara di Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kawasan ini rawan terdampak banjir terutama jika air laut sedang pasang. Pasalnya, letak Tambakrejo yang berada di wilayah pesisir membuatnya kerap kali terdampak abrasi pantai. Ombak Laut Jawa secara perlahan mengikis daratan Tambakrejo dan mengancam tempat tinggal para nelayan tersebut.

Apalagi, keberadaan sampah ikut menambah permasalahan lingkungan di sekitar Pesisir Tambakrejo Semarang makin pelik. Bagaimana tidak? Sampah yang terus menumpuk menyebabkan pencemaran air, udara, maupun tanah bagi masyarakat sekitar.

Imbasnya, rob yang menerjang Tambakrejo bertambah parah sebab aliran air yang tersumbat oleh berbagai macam sampah yang menggenang tersebut.

Fenomena unik sekaligus miris juga terjadi di Tambakrejo Semarang. Sebuah makam secara perlahan tenggelam akibat abrasi melanda daerah setempat. Makam yang terletak di pinggir pantai tersebut terkepung air laut hingga terendam dan menyisakan sebagian nisanya saja.

Akses jalan kaki sekitar 200 meter dari perkampungan menuju lokasi pemakaman juga sudah terendam air laut. Walhasil, peziarah yang ingin menengok keluarganya di areal pemakaman tersebut harus melewati genangan air yang penuh dengan tumpukan sampah.

Baca juga: Ekosistem Hotels and Villas Menanam 2.500+ Mangrove di Pantai Bahagia, Bekasi

Cozmeed Menanam 2.000+ Pohon Mangrove di Pesisir Tambakrejo Semarang

Cozmeed berfoto bersama di dermaga tambakrejo
Perwakilan Cozmeed yang datang berfoto dengan banner kegiatan ‘Save Human” Jadilah Pahlawan untuk Umat Manusia’ di dermaga (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Dalam rangka mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut sekaligus sebagai upaya restorasi lingkungan, Cozmeed bersama LindungiHutan melakukan penanaman pohon bakau (Rhizophora sp.) di Pesisir Tambakrejo Semarang.

Keberadaan dan kelestarian hutan mangrove memegang peran signifikan baik untuk lingkungan maupun masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir. Beberapa manfaat hutan mangrove antara lain:

  • Mencegah abrasi dan erosi tanah,
  • Menyediakan nutrisi bagi makhluk hidup,
  • Menjernihkan air dan menjaga salinitas garam,
  • Menyediakan berbagai kebutuhan obat tradisional,
  • Serta, menjadi tempat berlindung, bersarang, dan berkembang biak burung atau satwa lain.

Baca juga: Rentique Hijaukan Gunung Salak dengan Menanam 1.118 Pohon Trembesi

Semoga, adanya inisiasi penanaman pohon oleh Cozmeed ini bisa membawa dampak baik bagi lingkungan dan tentunya masyarakat sekitar.

Muhamad Iqbal adalah SEO content writer di LindungiHutan dengan fokus pada tulisan-tulisan lingkungan, kehutanan dan sosial.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rawat Bumi LindungiHutan