Connect with us

Hutanpedia

Pohon Kurma: Ciri-ciri, Asal, 13 Jenis, Habitat dan Manfaat

Logo LindungiHutan - Green - Square - 1280 x 1280 pixels - PNG

Published

on

Pohon kurma lengkap: taksonomi, ciri-ciri, jenis-jenis, asal, habitat dan manfaat kurma.

Pohon kurma termasuk ke dalam jenis tumbuhan palma atau palem yang mampu beradaptasi baik di iklim kering atau bahkan kawasan sangat panas. Selain itu, tanaman kurma juga sangat fleksibel dan toleran terhadap berbagai macam jenis tanah, termasuk tanah basah.

Tanaman kurma lebih membutuhkan musim panas yang panjang dengan curah hujan minimun serta tingkat kelembaban yang rendah untuk bisa tumbuh dengan optimal.

Sebab, iklim seperti ini dibutuhkan tanaman ini saat masa penyerbukan hingga panen. Akan tetapi, pohon kurma tetap membutuhkan asupan air yang cukup agar mampu melakukan proses pembuahan.

Klasifikasi Taksonomi Pohon Kurma

Kurma merupakan tanaman dengan nama latin Phoenix dactylifera L. Perlu diketahui, kurma telah menjadi sumber makanan utama sejak ribuan tahun yang lalu, terutama di kawasan Timur Tengah.

Di Indonesia, terdapat beberapa jenis kurma yang disukai oleh masyarakat adalah kurma nabi atau ajwa, kurma mesir, kurma lulu, dan kurma tunis.

Berikut ini adalah klasifikasi dari pohon unik yang menghasilkan buah kurma, yaitu:

KingdomPlantae
SubkingdomTracheobionta
SuperdivisiSpermatophyta
DivisiMagnoliophyta
KelasLiliopsida
SubkelasArecidae
OrdoArecales
FamiliArecaceae
GenusPhoenix
SpesiesPhoenix dactylifera L.
Tabel klasifikasi pohon kurma (Phoenix dactylifera L.).

Baca juga: Apa itu Emisi Karbon? Temukan Penjelasan Lengkapnya di Artikel Ini

Ciri-ciri Pohon Kurma

Bentuk dari pohon kurma bisa dibilang sangat unik. Pohon ini mampu tumbuh mencapai ketinggian sekitar 15 hingga 25 meter.

Umumnya pohon kurma akan tumbuh membentuk rumpun dengan sejumlah batang pada suatu sistem dari akar tunggal. Inilah sebabnya tanaman ini bisa disebut sebagai pohon dengan pertumbuhan tunggal.

Berikut ini ciri-ciri morfologis pohon kurma diantaranya yaitu:

A. Akar

Pohon kurma memiliki jenis akar tunggang yang unik. Bagian tengah akar kurma menghujam tanah secara lurus hingga kedalaman 7 m. Pohon ini membutuhkan banyak air, sehingga pohon kurma beradaptasi dengan mengembangkan akar akan berusaha keras untuk mengikat banyak air.

Bentuk perakaran pohon kurma ini membantu untuk melestarikan lingkungan dan memelihara ketersediaan serta kualitas air di dalam tanah. Dengan menanam pohon kurma, yang sebenarnya bisa tumbuh di Indonesia dengan cukup mudah, diharapkan agar kemampuan tanah dalam menyerap dan menampung air tawar akan meningkat.

B. Batang

Tanaman kurma mampu tumbuh hingga ketinggian 25 meter. Namun, tanaman ini memiliki batang dengan tekstur tidak sesuai atau tidak merata. Akan tetapi, kondisi ini yang membuat tumbuhan kurma jadi lebih unik.

Pohon kurma memiliki batang berdiameter 40-45 cm. Meskipun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar pertumbuhan batang kurma mampu untuk melewati angka tersebut. Bentuk batangnya bulat seperti tanaman-tanaman jenis lain pada umumnya.

C. Daun

Tidak hanya memiliki batang yang unik, pohon kurma juga memiliki bentuk daun yang berbeda dari beberapa jenis tanaman lain. Pohon kurma memiliki daun dengan diameter antara 3 sampai 4 meter, bahkan terkadang ditemukan ukuran lebih dari itu.

Setiap daun tersebut memiliki duri yang menjadi ciri khasnya. Sebagian besar daun kurma berbentuk menyirip dengan 150 pucuk daun muda berukuran panjang sekitar 30 cm dan lebar 2 cm.

D. Bunga

Bunga pohon kurma bisa dibilang sangat cantik. Namun bentuk antara bunga jantan dan betina menjadi cukup sulit dibedakan. Hal ini disebabkan karena adanya rentangan di setiap mahkota bunga kurma yang tumbuh mencapai 6 hingga 10 meter. Bunga kurma juga memiliki semacam rumah dengan ukuran mencapai 16 sampai 20 meter.

Pada umumnya, bunga jantan dan bunga betina tanaman ini sangat sulit dibedakan. Namun, jika dicermati lebih teliti, kedua jenis bunga memiliki perbedaan pada pangkal pelepahnya. Bunga jantan memiliki pangkal pelepah dengan warna kekuningan dan berwarna lebih terang, sementara bunga betina justru terlihat keabu-abuan.

E. Biji dan Buah Kurma

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing dengan buah kurma, terutama ketika waktu Ramadhan. Bagi sebagian besar masyarakat mungkin mengira bahwa buah kurma hanya berwarna cokelat agak gelap. Padahal, buah kurma memiliki berbagai macam varian warna lainnya.

Sebagian jenis kurma yang berwarna kemerahan dan ada juga yang berwarna kuning muda. Rata-rata setiap buahnya memiliki bentuk lonjong dengan ukuran sekitar 2 hingga 7,5 cm dan berbiji. Biji tersebut berbentuk lonjong dan memanjang dengan warna cokelat terang dan memiliki panjang lebih dari 1 cm.

infografis pohon kurma.
Infografis pohon kurma oleh LindungiHutan.

Asal Tanaman Kurma

Banyak pendapat yang menetapkan jika pohon kurma berasal dari kawasan Teluk Persia dan telah dibudidayakan sejak 4000 SM. Pohon ini harus ditanam di daerah yang kering dan panas, serta mengandung pasir agar bisa tumbuh dengan subur.

Kondisi tersebut karena tanaman kurma termasuk dalam jenis pohon palem. Karenanya pohon kurma banyak ditemukan di kawasan Afrika dan Timur Tengah, seperti Mesir, Irak, dan Arab Saudi.

Baca juga: 10+ Tumbuhan Endemik Asli Indonesia Lengkap

Jenis Kurma

Dari sekian banyak varietas kurma yang ada di dunia, berikut ini adalah beberapa kultivar pohon kurma yang populer ditanam, antara lain yaitu:

1. Kurma Barhi

Berbeda dengan jenis kurma yang umumnya berwarna cokelat kehitaman, kurma ini memiliki warna kuning cerah. Memiliki bentuk bundar membuat buah ini terlihat seperti buah duku atau kelengkeng.

Kurma Barhi memiliki rasa manis seperti caramel dengan tekstur renyah. Seperti kurma pada umumnya, kurma ini mengandung berbagai nutrisi, seperti serat, zat besi, kalium, vitamin B, dan antioksidan. Kurma ini banyak dibudidayakan di Arab Saudi. Akan tetapi, varietas terbaanyak berada di Basra, Irak.

2. Kurma Medjool

Jenis kurma ini dikenal sebagai ‘ratu kurma’ karena ukurannya yang besar dan rasa yang manis serta tekstur lembutnya. Kurma ini adalah salah satu jenis kurma paling populer di Timur Tengah.

Kurma medjool sering dijadikan sebagai bagian dari diet sehat, karena kandungan kalsium dan zat besi yang tinggi.

3. Kurma Sukkari

Kata “sukkari” berarti “gula”, sehingga jelas mengapa kurma ini dinamai demikian. Kurma ini memiliki tekstur yang renyah dan memiliki citarasa manis. Kurma sukkari sering dijadikan topping hidangan penutup, isian roti, dan dijadikan salad buah.

Jenis kurma ini banyak dijual di Indonesia ketika menjelang Bulan Ramadhan atau Hari Raya Ied.

Baca juga: Pohon Manggis: Klasifikasi, Ciri-ciri, Habitat dan Manfaat Manggis

4. Kurma Ajwa

Kurma ajwa merupakan jenis kurma yang populer dan mudah ditemukan di pasar serta toko ritel di Indonesia. Banyak orang menyebutkan bahwa kurma ini merupakan kurma terbaik yang pernah ada. Konon kurma pertama yang dibudidayakan oleh Nabi Muhammad adalah kurma ajwa.

Buah kurma ini memiliki rasa yang manis serta tekstur buah yang lembut. Kurma ajwa diklaim memiliki manfaat dalam memelihara kesehatan jantung, tulang, dan gigi. Waktu terbaik untuk mengonsumsi kurma ajwa adalah di pagi hari atau di sela-sela waktu makan berat.

5. Kurma Amber

Kurma amber memiliki bentuk yang lonjong dengan warnya cokelat terang, dengan gurat yang jelas pada kulit buah kurma. Buah kurma amber memiliki daging buah yang tebal dan kering. Jenis kurma ini kaya akan nutrisi seperti protein, mineral, serta serat.

6. Kurma Mazafati

Jenis kurma ini juga dijuluki sebagai kurma bam. Umumnya buah ini tumbuh di Kerman, Iran. Rasa dari kurma mazafari cenderung manis dan menyegarkan. Tingkat keawetannya juga cukup baik dan dapat disimpan selama 2 tahun pada suhu 5 derajat Celcius.

7. Kurma Halawi

Buah kurma halawi ini berasal dari tanah Arab. Ciri utamanya adalah ukurannya yang kecil serta bertekstur lembut.

8. Kurma Sekki

Kurma sekki merupakan solusi bagi kita yang tidak menginkan kurma dengan rasa terlalu manis. Jenis kurma ini memiliki ciri berwarna kuning di bagian atas dan kecokelatan di bagian bawah. Teksturnya agak keras pada kulit arinya, namun daging buahnya lunak.

9. Kurma Amer Hajj

Jenis kurma amer hajj berasal dari Irak dan sangat terkenal sebagai hidangan tamu. Rasanya manis dengan daging tebal dan kulit lembut, serta kulitnya tipis.

10. Kurma Thoory

Buah kurma thoory cukup unik dengan warna cokelat kemerahan jika diawetkan. Kurma ini berasal dari Aljazair dan mempunya daging buah sedikit keras.

11. Kurma Safawi

Jenis kurma ini merupakan jenis berserat tinggi sehingga mampu membantu kelancaran pencernaan. Selain ajwa, kurma safawi juga termasuk kurma populer di pasaran.

12. Kurma Deglet Noor

Buah kurma deglet noor ini memiliki arti “kurma yang bercahaya”. Disebut demikian karena buahnya berwarna keemasan atau terang jika terkena sinar matahari. Rasa kurma jenis ini mirip seperti madu.

13. Kurma Khidri

Jenis kurma khidri merupakan kurma populer dikalangan para koki karena sering dijadikan bahan masakan. Buah kurma ini memiliki warna cokelat tua dan rasanya tidak terlalu manis.

Habitat dan Sebaran Pohon Kurma

Sesuai dengan asal usulnya, habitat tumbuhan kurma ialah wilayah dengan iklim dan cuaca khas timur tengah dengan panas yang luar biasa. Bahkan, sebagian besar pohon kurma di sana hanya tumbuh di padang pasir yang tandus. Sehingga tidak heran jika sebagian orang mengira bila pohon kurma tidak bisa ditanam di daerah lain dengan iklim berbeda.

Namun ternyata, pohon kurma bisa tumbuh di berbagai negara seperti Thailand dan juga Indonesia. Bahkan, beberapa petani di Indonesia dapat merawat serta membudidayakan kurma dengan baik. Sehingga menghasilkan panen buah kurma melimpah.

Baca juga: 3 Jenis Pohon Bakau Terkenal di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

Manfaat Pohon Kurma

Selain buah kurma yang mempunyai nutrisi dan gizi tinggi, banyak manfaat lain dari pohon kurma. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pemanfaatan bagian tanaman kurma, antara lain yaitu:

A. Batang Pohon Kurma

Biasanya batang dari pohon kurma digunakan sebagai tiang atau langit-langit pada pondok atau rumah. Batang kayu kurma memiliki bobot lebih ringan jika dibandingkan kayu pohon kelapa.

Akan tetapi kayu batang kurma tidak mempunyai daya keawetan yang baik, sehingga tidak bisa tahan lama. Selain sebagai bahan baku konstruksi, kayu pohon kurma juga bisa digunakan sebagai kayu bakar.

B. Getah

Pohon kurma menghasilkan getah yang ternyata bisa dimanfaatkan. Getah kurma bisa dijadikan sebagai bahan baku sirup ataupun produk lain yang aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

C. Daun Kurma

Umat kristiani biasanya menggunakan daun kurma sebagai properti dalam upacara Palm Sunday. Begitu juga dengan para penganut Yahudi yang menggunakan daun-daun kurma sebagai lulav saat perayaan Sukkot atau salah satu hari libur di sana.

Daun kurma banyak ditemukan di berbagai pondokan yang ada di Afrika Utara. Daun kurma yang telah tua juga bisa dibuat menjadi kerajinan, seperti layar, keranjang, kipas, bahkan tikar yang nyaman.

Terlebih lagi, daun dari pohon kurma pun bisa diolah menjadi isolasi. Sedangkan tangkai daunnya yang telah kering bisa dijadikan sebagai sumber selulosa ataupun sapu, umpan pancing, tongkat jalan, dan bahan bakar.

D. Biji Kurma

Selain sebagai bakal tanaman pohon kurma, biji kurma juga bisa digunakan untuk pakan ternak. Cara membuatnya diawali dengan merendam biji kurma dalam air agar lunak dan lebih mudah dikonsumi oleh hewan ternak.

Sementara itu, minyak yang berasal dari biji kurma bisa dimanfaatkan sebagai produk kosmetik dan kecantikan. Jadi jangan heran bila ada produk sabun yang terbuat dari bahan minyak biji kurma.

Apabila diolah lebih lanjut, biji kurma dapat dimanfaatkan sebagai sumber asam oksalat. Benihnya juga bisa dibakar untuk membuat arang yang sering digunakan pengrajin perak untuk mencetak perak menjadi kalung.

Sama halnya seperti biji kopi, biji kurma juga bisa dijadikan sebagai bahan baku minuman. Cara pengolahannya pun sama seperti pengolahan biji kopi pada umumnya.

Manfaat Buah Kurma

Salah satu bagian dari tanaman kurma yang sangat sering sahabat alam manfaatkan adalah buahnya. Buah kurma biasanya sering di konsumsi oleh umat muslim saat bulan puasa saat berbuka ataupun sahur. Buah kurma dapat dikonsumi saat segar ataupun ketika sudah dikeringkan.

Buah kurma memiliki banyak sekali kandungan gizi yang baik untuk kesehatan sehingga menjadikannya cukup populer di bidang medis.

Kandungan gizi dan nutrisi rata-rata pada buah kurma, yaitu:

  • 7 gram serat,
  • 2 gram protein,
  • 20% kebutuhan kalium,
  • 14% kebutuhan magnesium,
  • 18% kebutuhan tembaga,
  • 15% kebutuhan mangan,
  • 5% kebutuhan zat besi,
  • 12% kebutuhan vitamin B6.

Berikut ini beberapa manfaat buah kurma diantaranya yaitu:

1. Menjaga Sistem Pencernaan

Buah Kurma merupakan jenis buah yang memiliki banyak serat dan karbohidrat kompleks. Dengan kandungan serat yang cukup tinggi, kurma bisa memberi manfaat untuk melancarkan pencernaan dan membantu mengatasi sembelit.

Selain itu, beberapa manfaat kurma di dalam penelitian yang menunjukkan bahwa kurma bisa membantu menjaga jumlah bakteri baik dalam usus, sehingga saluran pencernaan bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.

2. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Meski memiliki rasa yang manis dan mengandung gula yang cukup tinggi, buah kurma ternyata cukup aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Karena kurma memiliki indkes glikemik yang tergolong rendah, sehingga tidak membuat kadar gula darah cepat melonjak.

Bahkan, berkat kandungan antioksidan dan beragam nutrisi di dalamnya, membuat buah kurma baik untuk mengontrol gula darah dan mencegah terjadinya resistensi insulin.

Namun, agar kita mendapatkan manfaat kurma ini secara maksimal, Kita dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman mengandung gula tinggi ketika mengonsumsi buah kurma.

3. Mengontrol Tekanan Darah

Salah satu manfaat kurma yang tak kalah penting adalah membantu mengontrol tekanan darah. Kurma mengandung banyak kalium, serat, dan antioksidan. Selain itu, kurma juga rendah akan natrium atau garam, sehingga cocok untuk dikonsumsi bagi penderita hipertensi.

4. Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Buah kurma memiliki manfaat bagi ibu hamil serta janin yang dikandungnya. Hal ini dikarenakan kurma mengandung nutrisi penting bagi kesehatan serta pertumbuhan janin, seperti vitamin, mineral, serat, protein, karbohidrat, dan lainnya.

Manfaat buah kurma ini bisa mencegah janin dari beragam masalah kesehatan seperti cacat bawaan lahir, kelahiran prematur, atau terlahir dengan berat badan rendah.

Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa manfaat kurma yang dikonsumsi secara rutin, selain menjaga kesehatan ibu dan janin, juga bisa membantu memperlancar persalinan.

5. Mendukung Kekuatan dan Kesehatan Tulang

Kandungan mineral dalam kurma, termasuk fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium, bermanfaat bagi kesehatan dan kekuatan tulang. Dengan tercukupinya nutrisi tersebut, kita bisa terhindar dari osteoporosis.

6. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Manfaat kurma yang terakhir adalah sebagai pencegah kanker. Buah kurma mengandung banyak antioksidan alami, seperti fenolik dan flavonoid. Kandungan ini memiliki peran yang penting dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.

Penelitian pada hewan menunjukkan buah kurma mampu untuk menghambat pertumbuhan sel kanker hati dan meningkatkan fungsi hati.

Baca juga: 10 Gulma yang Bermanfaat untuk Pengobatan Tradisional

Budidaya Pohon Kurma

Pada umumnya budidaya pohon kurma dilakukan dengan cara generatif. Cara ini dikenal dengan penggunaan kecambah dari biji kurma, sebab biji kurma berpotensi untuk tumbuh menjadi tumbuhan baru asalkan ditanam dengan cara yang benar. Oleh sebab itu, bukan tidak mungkin kita menanam pohon kurma di area pekarangan rumah sendiri.

Kurma merupakan palma yang terdiri dari beragam jenis. Sesuai banyaknya jenis kurma, harga yang ditawarkan untuk setiap buahnya pun berbeda-beda. Salah satu jenis kurma yang memiliki harga jual relatif tinggi selain kurma nabi atau ajwa adalah kurma madu atau lulu.

Sementara di Indonesia, saat ini semakin menjamur para petani kurma yang menjual bibit-bibit kurma hasil budidaya mandiri. Meski masih terkendala dengan minimnya adaptasi alam dan dangkalnya pengetahuan tentang cara bertanam kurma, namun potensi budidaya kurma cukup cerah.

Kesimpulan

Kurma merupakan tanaman yang termasuk ke dalam famili Arecaceae dengan nama latin Phoenix dactylifera L. Tanaman ini berasal dari Yunani akan tetapi banyak dibudidayakan di Timur tengah, tanaman ini merupakan sumber makanan utama bagi daerah tersebut.

Pohon kurma memiliki bentuk batang yang bulat dan permukaan yang tidak rata, kurma memiliki bentuk daun yang menyirip, daun kurma terdapat duri pada tangkai daunnya, bunga jantan kurma berwarna kekuningan sedangkan bunga betina berwarna keabu-abuan, buah kurma berbentuk lonjong dan berwarna kemerahan.
Jenis dari buah kurma sangatlah beragam. Mulai dari kurma ajwa, kurma sukkari, kurma medjool, kurma bahri, dan masih banyak lagi

Manfaat dari pohon kurma sendiri sangat banyak mulai dari daun kurma yang dimanfaatkan dalam berbagai acara keagamaan, batang pohon kurma sebagai kayu bakar, dan buah kurma yang memiliki berbagai manfaat.

Sedangkan manfaat buah kurma tentunya sangat beragam bagi kesehatan tubuh. Mulai dari mencegah terjadinya kanker, menjaga kesehatan tulang, menjaga kesehatan tulang, dan menjaga kesehatan ibu hamil serta janinnya.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Pohon Mangga, Dari Klasifikasi Hingga Manfaat

Penulis: Syamsa Zul Fadhli Nurcahyo

Editor: M. Nana Siktiyana

Survey LindungiHutan